Keluarga Yang Utama

Kata keluarga sangat singkat dan sederhana tetapi memiliki arti yang sangat penting bagi semua orang. Keluarga yang terdiri dari ayah, ibu, adik dan kakak  memegang peranan penting dalam hidup seseorang. Setiap orang mungkin memiliki teman ataupun sahabat disamping keluarga mereka. Akan tetapi peranannya tidak seperti keluarga yang kita miliki di rumah. Keluarga adalah tempat kita berkeluh kesah, mencurahkan kasih sayang di saat orang lain tidak peduli dengan kita. Jika kita menghadapi suatu masalah maka orang yang akan ada untuk menghibur dan membela kita adalah keluarga.

Yah, selama masalahmu itu tidak melanggar aturan hukum dan agama. Jadi, sudah sepatutnya kita mendahulukan keluarga kita di atas kepentingan lain. Keluarga adalah hal nomor satu yang harus diperhatikan, dijaga dan dirawat oleh seseorang. Memiliki keluarga merupakan sebuah anugerah yang sangat besar, yang diberikan Allah kepada seseorang. Anda bisa saja mempunyai  uang yang banyak, tapi nanti ia akan habis. Anda boleh memiliki jabatan yang tinggi, toh nanti ia juga akan sirna. Tapi keluarga, kapanpun, di manapun, dalam kondisi apapun akan terus mensupport dan ada buat anda. Maka benar jika dikatakan kalau keluarga adalah harta yang paling berharga.

Rasulullah SAW. bersabda jika kita ingin menjadi sebaik-baiknya manusia maka perlakukanlah keluargamu sebaik-baik perlakuan.  “Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik kepada keluarganya, dan aku yang paling baik terhadap keluargaku, dan apabila mati seorang dari keluarga kalian maka tinggalkanlah dia.” [HR. At-Tirmidzi dari Aisyah radhiyallahu’anha, Ash-Shahihah: 285]

Ada beberapa alasan mengapa keluarga adalah yang utama, berikut alasannya.
1. Keluarga adalah tempat belajar yang pertama dan utama
Sejatinya pembelajaran yang pertama itu adalah keluarga. Keluarga adalah tempat kita belajar segala sesuatu yang bahkan tidak kita dapat di bangku sekolah manapun. Melalui keluarga kita  belajar tentang arti sabar, belajar menentukan baik buruknya segala hal, dan belajar menerima segala kekurangan dan menghargai kelebihan yang kita punya. Keluarga adalah guru sepanjang masa dan tidak akan pernah berhenti sampai kau menemui akhir hidupmu kelak. Tanpa mereka mungkin akan tumbuh tanpa rasa. Sebab perasaanmu tumbuh tanpa hangatnya keluarga.

2. Keluarga adalah orang yang mencintaimu apa adanya tanpa cela dan tanpa imbalan
Di dalam kehidupan keluarga, setiap anggota keluar saling menyayangi dan mencintai satu sama lain. Perasaan saling menyayangi itu tumbuh begitu saja tanpa ada alasan. Mungkin ketika melangkahkan kaki keluar rumah kita akan mendapatkan cinta dari orang lain. Tetapi hal itu didasari oleh berbagai faktor. Bisa saja seseorang mencintai dan menyayangimu karena penampilanmu, kekayaanmu, dan alasan lainnya. Berbeda halnya dengan keluargamu, mereka mencintaimu tanpa alasan. Yang terpenting bagi mereka kamu tetap bahagia. Keluargamu akan tetap membukakan pelukan mereka sepahit apapun kenyataan yang kamu alami.

3. Keluarga adalah orang yang akan menegurmu jika kamu melakukan kesalahan dan sekaligus memelukmu di saat yang bersamaan

Jika kamu melakukan kesalahan atau melenceng dari norma yang berlaku, maka orang yang pertama menegurmu adalah keluargamu. Yup..! merekalah yang akan memperingatkan dirimu. Menunjukkan jika yang kamu lakukan itu adalah salah. Orangtuamu mungkin akan membentakmu, tapi setelah itu mereka juga dengan terbuka membimbingmu untuk tak mengulang kesalahan. Apalagi ibu, beliau pasti dengan sukacita memelukmu. Seburuk apapun kesalahan yang pernah kamu lakukan.

4. Kamu dapat menjadi dirimu sendiri di hadapan keluarga tanpa harus berpura-pura
Di dunia luar kita dituntut untuk selalu menjadi orang baik, yang tegar, selalu happy dan tahan banting. Menampilkan sisi yang positif saja. Karena dengan begitu seseorang akan memiliki banyak teman dan disukai oleh orang lain. Bukankah itu melelahkan? Padahal sebagai manusia biasa kita juga memiliki sisi negatif. Negatif disini dalam tanda kutip ya. Misalnya, kita juga bisa baper dan gampang menangis. Nah, semua itu tidak perlu kamu lakukan ketika bersama keluarga. Kamu bebas jadi dirimu sendiri. Tak perlu lagi memakai topeng yang melelahkan seperti saat kamu menghadapi dunia luar. Karena, kembali lagi, keluarga adalah satu-satunya tempat yang paling nyaman.

5. Keluarga adalah sumber semangat, tanpa mereka perjuanganmu akan sia-sia
Ketika kamu ingin mencapai suatu cita-cita, maka dukungan dan dorongan keluarga adalah yang utama. Mereka adalah sumber semangat ketika kamu sedang lelah dalam bekerja. Saat berkali-kali dipatahkan dunia, dari merekalah kamu bisa menumbuhkan semangatmu dan bangkit lagi. Mungkin tanpa mereka, kamu tak akan bisa sampai di titik ini. Karena sebagian doamu dikabulkan semesta berkat sokongan doa-doa dari keluargamu juga. 

6. Keluarga adalah sebaik-baik tempat kita pulang
bagi yang sudah  pernah merantau, keluarga pasti menjadi salah satu penyebab rindu. Apalagi dengan masakan ibu, makan bersama, atau sekadar menghabiskan waktu bersama dengan nonton TV. Setiap rindu bawaannya selalu ingin pulang. Dari hal sekecil ini saja, kita bisa katakan bahwa sebaik-baiknya tempat berpulang adalah keluarga. Karena bisa dibilang keluarga itu ibarat toko serba ada. Ada tempat belajar tentang kehidupan, pelukan terhangat, teguran paling keras pun kekurangan-kekurangan yang justru bisa jadi saling melengkapi.

Oleh karena hal-hal inilah, keluarga adalah harta setiap orang yang paling berharga. Jadi apapun sikap mereka, tolong dijaga. Rugi besar kalau kamu menyia-nyiakannya.



0 Response to "Keluarga Yang Utama"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel